TAMBAL NOKEN-AS


Gambar 1


Gambar 2


Gambar 3

Ausnya benjolan atau cuping noken-as alias kem (gbr. 1), kinerja mesin tidak maksimal. Angkatan klep kacau balau bin sontoloyo. Tenaga motor pun loyo abis. Kucuran bensinnya nggak optimal.

Cirinya, walau klep, karburator dan pengapian disetel, lari motor situ-situ aje. “Karena durasi bukaan klep ngaco. Biasanya telah melewati ratusan kilometer,” buka Agus Sugianto, pebengkel las di Ds. Lodoyo, Blitar, Jawa Timur.

Kalau sudah begitu, kem harus ganti. Itu kalau punya duit. Tahu sendiri harganya, di atas Rp 200 ribu semua merek. Tentu duit lagi cekak, kan habis lebaran. Abis beli baju. Juga oleh-oleh atau buah tangan sang pujaan. Sial!

Jangan panik. Tak perlu resah bernyanyi. Agus punya trik murah. Permukaan kem ditambal pakai las listrik. “Las listrik lebih kuat. Tahan setahun sih bisa,” yakin Agus.

Syaratnya harus bongkar-pasang kepala silinder. Kalau ndak bisa, minta tolong bengkel. Keluarin noken-as. Langsung cabut ke tukang las listrik. “Tapi sebaiknya pergi ke tukang bubut yang merangkap las listrik,” anjur Agus.

Jadi, bisa mengerjakan dua pekerjaan sekaligus, las noken-as dan membentuk benjolan ke standarnya. Minta penambalnya elektrode baja. “Jangan pakai elektrode stainless-steel. Tidak tahan gesek, mudah aus,” wanti sarjana pertanian ini. Lho, malah jadi petani kem, Pak. Ada-ada saja bapak ini.

Tebal tambalan disesuaikan keausan noken-as (gbr. 2). Hati-hati jangan sampai las-lasan menutupi lubang olinya. Tahap berikut menggerinda ulang bentuk noken-as agar kembali ke bentuk semula. “Sangat diperlukan ketelitian dan pengalaman. Lebih baik sembari tengok desain asli kem,” tambah lajang 26 tahun ini.

Di bengkelnya, Agus menggunakan bor duduk dan gerinda. Gerinda dipasang pada penjepit yang bisa diatur maju mundur. Sedangkan kem ditempatkan di pemegang mata bor (spindle) (gbr. 3).

Pengikisan kem diatur lewat maju mundur gerinda. Juga menggerakkan noken-as ke atas-bawah. Kalau tidak ada bor duduk, Agus menyarankan pakai gerinda biasa. Namun perlu ketelitian. Kalau memang terpaksa, kikir juga bisa. Tapi bertahun-tahun baru selesai dan tangan sampeyan jadi kayak Ade Rai. Mashim/Foto : Soni

http://www.motorplus-online.com/artikel/3/edisi147/Tips2.asp